Sulitnya Melakukan Withdraw Saldo GO-PAY
Radita Peketo
May 07, 2017
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
:””””””””””””””(((((((( HELP EVERIBADIH PLZ HELEP MEHH.
Meskipun ditulis dengan alay, postingan ini tidak main-main. Penulis benar-benar minta tolong. Penulis sedang dilanda masalah dan sampai hari ini belum menemukan solusi yang tepat.
Sudah seminggu ini penulis berusaha melakukan withdraw (penarikan) saldo GO-PAY pada aplikasi GO-JEK. Namun hingga hari ini belum juga berhasil. Bukan apa-apa, nominal saldo yang ingin penulis tarik itu jumlahnya tidak sedikit (untuk ukuran anak kos) yang jika diendapkan begitu saja di GO-PAY maka akan membuat penulis menjalani kehidupan yang kere selama satu bulan penuh.
Bagaimana ceritanya saldo se’gede’ itu bisa nangkring di GO-PAY?
Penulis bersama rekan penulis berniat mengikuti sebuah event yang tiketnya di jual di situs GO-TIX. Kami sudah memperkirakan bahwa tiket itu akan ludes dalam waktu singkat. Maka untuk antisipasi, kami mengisi saldo GO-PAY untuk mempermudah pembayaran agar tiket tidak keburu disamber orang. Namun nyatanya kami gagal, tiket sold out dalam 22 menit di mana dalam 22 menit itu aplikasinya hang dan saldo itu jadi sia-sia. Mungkin berguna untuk memesan layanan lain, tapi ya kali duit segede itu TT.
Kemudian penulis berniat melakukan penarikan supaya saldo itu bisa lebih berfaedah. Seperti biasa, dilakukan verifikasi terlebih dahulu. Foto diri, foto kartu identitas, beres.
“Akun Anda sedang dalam proses verifikasi dan akan selesai dalam 24-48 jam.”< Status: Pending Lama juga, ya, huft. Semoga aku masih bisa bertahan hidup. Dua hari setelahnya, statusnya berubah. Rejected.
Lah kok ditolak? Akhirnya penulis coba lagi.< “Akun Anda sedang dalam proses verifikasi dan akan selesai dalam 24-48 jam.” Status: Pending Dua hari setelahnya, statusnya berubah. Rejected.
Apanya yang salah, ya? Perasaan dulu penulis pernah transfer saldo ke temen, proses verifikasinya nggak selama dan seribet ini, deh. Akhirnya penulis menghubungi CS dan menyampaikan curcolan dengan bahasa sesopan-sopannya.
Balasan pertama datang. Penulis diminta memastikan bahwa verifikasi sudah disetujui sistem (verified), koneksi internet bagus (aduh jadi tersipuh) (provider penulis kan) (tapi suer saat itu sinyalnya lagi bagus-bagusnya, nggak boong) dan sudah update versi terbaru. Penulis juga diminta mengirim data ini-itu, skrinsut ini-itu. Beres. Keluhan ditindaklanjuti. Verifikasi lagi. Nunggu lagi.
Nggak bisa juga.
Astaghfirullah, duh Gusti.
Ngirim keluhan lagi. Kali ini udah agak turun tingkatannya. Dibalas lagi.
Disuruh pastikan APPROVED kalo nggak APPROVED nggak bisa. Data-data harus SUBMITTED. Disuruh update. Penulis nurut. Verifikasi lagi. Nunggu lagi.
Nggak bisa lagi.
ASDFGHJKL. Hasemeleh hasemeleh. Seuh.
Lalu penulis diberi tips lagi (setelah mengeluh tentunya). Diberi tutotrialnya (PLIS SAYA TUH UDAH NGERTI TUTORIALNYA, JADI JELAS BUKAN SALAH DI TUTORIAL :”) ). Kalau masih ditolak, sarannya adalah foto diambil langsung dari aplikasi kamera di hape (YA GIMANA KAN EMANG GITU SISTEMNYA :’) ), foto kartu identitas tidak blur (fyi, penulis diantara sekian kegagalan itu, penulis Cuma upload kartu identitas sekali, sisanya foto wajah saja. Kenapa begitu, ya? .-.), ditemukan perbedaan signifikan (penulis awalnya foto pake kacamata, eh tapi di kartu identitas nggak pake, oke mungkin salah. Tapi selebihnya MUKA PENULIS SEMUA SERIUS SUMPAH GAPAKE KACAMATA DARI YANG EKSPRESI DATAR SAMPE EKSPRESI YANG DIMIRIP-MIRIPIN SAMA KARTU IDENTITAS JUGA MASIH DIANGGAP GAK MIRIP OMAIGAT ZIRIAZLY APA SEBENARNYA SALAH PENULIS APAKKHHHHHHH :”””””””””””(((( ), dan terakhir ditemukan indikasi kartu identitas palsu (ATUHLAH PLIS ITU KARTU UDAH DIPAKE APA AJA NAIK PESAWAT NAIK KERETA API TUT TUT TUT DAFTAR KAMPUS MASIH DIBILANG PALSU ITU GAK MUNGKIN MZ).
mELedaQLaH EmOuZi pEnuLizZ.
Penulis ngirim keluhan lagi, kali ini bahasanya mulai tidak terkendali. Lalu dibalas oleh pihak CS (calm down baby~ yeah~) dan penulis verfikasi lagi. Penulis sampai balas email dari CS dengan curcol, “.... Dan semoga kali ini berhasil” saking udah gak tau mau gimana lagi. Coba kalo bisa VN, kayaknya udah penulis VN betulan.
Penulis gak masalah ditolak sekali, tapi ditolak berkali-kali, tuh rasanya ...... *murka* *ngamuk* *godzilla*
Penulis nggak nyangka mau narik uang penulis sendiri kenapa sulit sekali. Padahal uang itu barang sensitif yang tidak dititipkan di sembarang orang. Eh sekalinya dititipkan, malah tak kunjung kembali. Penulis juga bingung kenapa ada proses verifikasi yang sesulit ini. Penulis kadang juga menyimpan saldo di suatu situs belanja online, tapi proses withdraw-nya tidak sesulit ini, dan saat terjadi kesalahan pun, penulis diberi tahu mana bagian yang salah sehingga penulis tahu mana yang harus dibetulkan. Entah itu nomor rekeningnya, atau kata sandinya. Atau lainnya.
Ada yang punya solusi??? Sangat membantu banget buat penulis :”) mungkin ada yang punya pengalaman sama? Ditunggu solusinya secepatnya #savepenulis #untukawalbulanyangtidakberasaakhirbulan
:””””””””””””””(((((((( HELP EVERIBADIH PLZ HELEP MEHH.
Meskipun ditulis dengan alay, postingan ini tidak main-main. Penulis benar-benar minta tolong. Penulis sedang dilanda masalah dan sampai hari ini belum menemukan solusi yang tepat.
Sudah seminggu ini penulis berusaha melakukan withdraw (penarikan) saldo GO-PAY pada aplikasi GO-JEK. Namun hingga hari ini belum juga berhasil. Bukan apa-apa, nominal saldo yang ingin penulis tarik itu jumlahnya tidak sedikit (untuk ukuran anak kos) yang jika diendapkan begitu saja di GO-PAY maka akan membuat penulis menjalani kehidupan yang kere selama satu bulan penuh.
Bagaimana ceritanya saldo se’gede’ itu bisa nangkring di GO-PAY?
Penulis bersama rekan penulis berniat mengikuti sebuah event yang tiketnya di jual di situs GO-TIX. Kami sudah memperkirakan bahwa tiket itu akan ludes dalam waktu singkat. Maka untuk antisipasi, kami mengisi saldo GO-PAY untuk mempermudah pembayaran agar tiket tidak keburu disamber orang. Namun nyatanya kami gagal, tiket sold out dalam 22 menit di mana dalam 22 menit itu aplikasinya hang dan saldo itu jadi sia-sia. Mungkin berguna untuk memesan layanan lain, tapi ya kali duit segede itu TT.
Kemudian penulis berniat melakukan penarikan supaya saldo itu bisa lebih berfaedah. Seperti biasa, dilakukan verifikasi terlebih dahulu. Foto diri, foto kartu identitas, beres.
“Akun Anda sedang dalam proses verifikasi dan akan selesai dalam 24-48 jam.”< Status: Pending Lama juga, ya, huft. Semoga aku masih bisa bertahan hidup. Dua hari setelahnya, statusnya berubah. Rejected.
Lah kok ditolak? Akhirnya penulis coba lagi.< “Akun Anda sedang dalam proses verifikasi dan akan selesai dalam 24-48 jam.” Status: Pending Dua hari setelahnya, statusnya berubah. Rejected.
Apanya yang salah, ya? Perasaan dulu penulis pernah transfer saldo ke temen, proses verifikasinya nggak selama dan seribet ini, deh. Akhirnya penulis menghubungi CS dan menyampaikan curcolan dengan bahasa sesopan-sopannya.
Balasan pertama datang. Penulis diminta memastikan bahwa verifikasi sudah disetujui sistem (verified), koneksi internet bagus (aduh jadi tersipuh) (provider penulis kan) (tapi suer saat itu sinyalnya lagi bagus-bagusnya, nggak boong) dan sudah update versi terbaru. Penulis juga diminta mengirim data ini-itu, skrinsut ini-itu. Beres. Keluhan ditindaklanjuti. Verifikasi lagi. Nunggu lagi.
Nggak bisa juga.
Astaghfirullah, duh Gusti.
Ngirim keluhan lagi. Kali ini udah agak turun tingkatannya. Dibalas lagi.
Disuruh pastikan APPROVED kalo nggak APPROVED nggak bisa. Data-data harus SUBMITTED. Disuruh update. Penulis nurut. Verifikasi lagi. Nunggu lagi.
Nggak bisa lagi.
ASDFGHJKL. Hasemeleh hasemeleh. Seuh.
Lalu penulis diberi tips lagi (setelah mengeluh tentunya). Diberi tutotrialnya (PLIS SAYA TUH UDAH NGERTI TUTORIALNYA, JADI JELAS BUKAN SALAH DI TUTORIAL :”) ). Kalau masih ditolak, sarannya adalah foto diambil langsung dari aplikasi kamera di hape (YA GIMANA KAN EMANG GITU SISTEMNYA :’) ), foto kartu identitas tidak blur (fyi, penulis diantara sekian kegagalan itu, penulis Cuma upload kartu identitas sekali, sisanya foto wajah saja. Kenapa begitu, ya? .-.), ditemukan perbedaan signifikan (penulis awalnya foto pake kacamata, eh tapi di kartu identitas nggak pake, oke mungkin salah. Tapi selebihnya MUKA PENULIS SEMUA SERIUS SUMPAH GAPAKE KACAMATA DARI YANG EKSPRESI DATAR SAMPE EKSPRESI YANG DIMIRIP-MIRIPIN SAMA KARTU IDENTITAS JUGA MASIH DIANGGAP GAK MIRIP OMAIGAT ZIRIAZLY APA SEBENARNYA SALAH PENULIS APAKKHHHHHHH :”””””””””””(((( ), dan terakhir ditemukan indikasi kartu identitas palsu (ATUHLAH PLIS ITU KARTU UDAH DIPAKE APA AJA NAIK PESAWAT NAIK KERETA API TUT TUT TUT DAFTAR KAMPUS MASIH DIBILANG PALSU ITU GAK MUNGKIN MZ).
mELedaQLaH EmOuZi pEnuLizZ.
Penulis ngirim keluhan lagi, kali ini bahasanya mulai tidak terkendali. Lalu dibalas oleh pihak CS (calm down baby~ yeah~) dan penulis verfikasi lagi. Penulis sampai balas email dari CS dengan curcol, “.... Dan semoga kali ini berhasil” saking udah gak tau mau gimana lagi. Coba kalo bisa VN, kayaknya udah penulis VN betulan.
Penulis gak masalah ditolak sekali, tapi ditolak berkali-kali, tuh rasanya ...... *murka* *ngamuk* *godzilla*
Penulis nggak nyangka mau narik uang penulis sendiri kenapa sulit sekali. Padahal uang itu barang sensitif yang tidak dititipkan di sembarang orang. Eh sekalinya dititipkan, malah tak kunjung kembali. Penulis juga bingung kenapa ada proses verifikasi yang sesulit ini. Penulis kadang juga menyimpan saldo di suatu situs belanja online, tapi proses withdraw-nya tidak sesulit ini, dan saat terjadi kesalahan pun, penulis diberi tahu mana bagian yang salah sehingga penulis tahu mana yang harus dibetulkan. Entah itu nomor rekeningnya, atau kata sandinya. Atau lainnya.
Ada yang punya solusi??? Sangat membantu banget buat penulis :”) mungkin ada yang punya pengalaman sama? Ditunggu solusinya secepatnya #savepenulis #untukawalbulanyangtidakberasaakhirbulan







Social Counter